Iklan

KELEIDOSKOP KEGIATAN HUT KE-80 PGRI & HARI GURU NASIONAL 2025 TINGKAT KABUPATEN PEKALONGAN

PGRI.KAB_PEKALONGAN
Senin, 01 Desember 2025
Last Updated 2026-01-22T07:04:53Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 

KELEIDOSKOP KEGIATAN

HUT KE-80 PGRI & HARI GURU NASIONAL 2025









TINGKAT KABUPATEN PEKALONGAN

Dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan, keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pekalongan pada tahun 2025 kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PGRI serta Hari Guru Nasional (HGN). Mengusung tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku: Indonesia Tumbuh Indonesia Tangguh”, peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan PGRI sekaligus meneguhkan kembali komitmen para pendidik dalam memajukan pendidikan Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus PGRI Kabupaten Pekalongan bekerja sama dengan Pengurus PGRI Cabang se-Kabupaten Pekalongan. Susunan panitia pelaksana telah ditetapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan bermakna.

Berikut adalah kaleidoskop pelaksanaan kegiatan HUT ke-80 PGRI dan HGN tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2025:

1. Pemasangan Bendera, Umbul-Umbul, dan Spanduk

(1 November – 5 Desember 2025)

Awal November 2025 ditandai dengan pemasangan Bendera Merah Putih, Bendera PGRI, umbul-umbul, serta spanduk peringatan di berbagai lokasi strategis. Pemasangan dilakukan di Kantor PGRI Kabupaten, kantor cabang, satuan pendidikan, serta berbagai titik publik di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan ini menjadi simbol pembuka rangkaian peringatan, menghadirkan semangat nasionalisme sekaligus menegaskan identitas PGRI sebagai organisasi perjuangan profesi guru. Atmosfer peringatan terasa hangat dan menyemarakkan suasana sepanjang sebulan penuh.

2. Lomba Kreator Konten Pembelajaran Mendalam

(25 Oktober – 15 November 2025)

Sebagai bagian dari upaya mendorong inovasi guru dalam pembelajaran abad ke-21, PGRI Kabupaten Pekalongan mengadakan Lomba Kreator Konten Pembelajaran Mendalam.
Rangkaian pelaksanaan lomba berjalan sebagai berikut:

  • Pengumpulan karya: 25–31 Oktober 2025
  • Penilaian melalui unggahan YouTube: 15 November 2025
  • Grand Final: 17 November 2025 di Gedung PGRI Kabupaten Pekalongan

Setiap cabang mengirimkan satu video kreatif yang menggambarkan metode pembelajaran mendalam, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini. Karya-karya peserta menampilkan keberagaman ide dan kreativitas guru-guru di Kabupaten Pekalongan, sekaligus menunjukkan kesungguhan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

3. Lomba Kor Mars dan Hymne PGRI

(20 November 2025)

Pada tanggal 20 November 2025, Aula Kantor PGRI Kabupaten Pekalongan dipenuhi semangat perjuangan melalui Lomba Kor Mars PGRI dan Hymne PGRI. Peserta merupakan utusan dari setiap cabang PGRI, masing-masing mengirimkan 16 anggota campuran putra dan putri.

Kegiatan ini menjadi ajang menumbuhkan rasa cinta terhadap organisasi dan profesi guru. Melalui harmoni suara dan kekompakan tim, para peserta menghadirkan suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Penjelasan teknis lomba disampaikan dalam temu teknik sebelumnya sehingga pelaksanaan berjalan tertib dan profesional.

4. Pertandingan Bola Voli Putra

(15 November 2025)

Lapangan Alun-Alun Kajen menjadi pusat semangat olahraga pada 16 November 2025. Pertandingan Bola Voli Putra antarcabang PGRI berlangsung meriah dengan masing-masing cabang mengirimkan satu tim terbaik.

Pertandingan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, dan menjaga kebugaran jasmani anggota PGRI. Kegiatan ini menunjukkan bahwa guru bukan hanya mengajar, tetapi juga memberi teladan hidup sehat dan aktif.

5. Lomba Senam Anak Indonesia Hebat

(18 November 2025)

Aula PGRI Kabupaten kembali menjadi tuan rumah kegiatan Lomba Senam Anak Indonesia Hebat pada 18 November 2025. Lomba ini diikuti oleh peserta dari cabang PGRI Putri, masing-masing mengirimkan satu tim beranggotakan 10 orang.

Gerakan yang enerjik, kompak, dan penuh keceriaan memberikan nuansa positif bagi seluruh peserta maupun penonton. Lomba ini tidak hanya mengedepankan kebugaran fisik, tetapi juga memperkuat kerja sama, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan antaranggota PGRI.

6. Bantuan Sosial Anak Yatim Piatu

(25 November 2025)

Sebagai wujud kepedulian sosial, PGRI Kabupaten Pekalongan melaksanakan Bantuan Sosial untuk Anak Yatim Piatu pada 25 November 2025, usai Upacara HGN di Alun-Alun Kajen.
Setiap cabang PGRI mengirimkan calon penerima bantuan dengan batas usia maksimal tingkat SMP.

Kegiatan ini menggambarkan nilai-nilai kemanusiaan serta komitmen PGRI untuk hadir tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai pelopor kepedulian sosial bagi masyarakat.

7. Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025

(25 November 2025, Alun-Alun Kajen)

Puncak peringatan berlangsung pada hari Selasa, 25 November 2025 di Alun-Alun Kajen, dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Setiap cabang PGRI mengirimkan 50–60 peserta sehingga lapangan upacara tampak semarak dan khidmat.

Upacara berlangsung penuh penghormatan, diiringi refleksi perjuangan PGRI selama delapan dekade dalam memajukan pendidikan nasional. Momentum ini menjadi pengingat bahwa guru tetap menjadi pilar utama dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Acara puncak turut dimeriahkan oleh:

  • Penampilan Polisi Cilik (Polcil) SDN 01 Pekuncen yang menampilkan kedisiplinan, kekompakan, serta karakter unggul siswa-siswi sekolah dasar.
  • Pertunjukan Pencak Silat Masal dari SMAN 1 Kedungwuni yang memukau dan membangkitkan apresiasi terhadap budaya lokal serta semangat bela diri tradisional.

Penutup

Keseluruhan rangkaian kegiatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 di Kabupaten Pekalongan berjalan lancar, tertib, meriah, dan sarat makna. Melalui berbagai agenda yang mencakup pendidikan, seni, olahraga, sosial, hingga upacara ceremonial, peringatan tahun ini menjadi bukti komitmen PGRI dalam memperkuat solidaritas, profesionalisme, kreativitas, serta kepedulian sosial.

Semangat besar yang tertuang dalam tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku: Indonesia Tumbuh Indonesia Tangguh” bukan sekadar slogan, tetapi menjadi penggerak bagi seluruh pendidik untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan kejayaan bangsa Indonesia.

 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

1 komentar: