Kajen,pgrikabpekalongan.web.id-Dalam rangka meningkatkan kompetensi literasi dan profesionalisme guru, Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah resmi menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Best Practice Forum Pena Guru Literasi (FPGL).
Kegiatan strategis ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil Konferensi Kerja II PGRI Provinsi Jawa Tengah Masa Bhakti XXIII Tahun 2026, khususnya pada Program Kerja Bidang Pengembangan Profesi.
Mengusung tema yang sangat inspiratif, “Dari Kelas ke Tulisan, Guru Berkarya Pendidikan Berdaya”, pelatihan ini dirancang khusus untuk mewadahi para pengurus FPGL Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Peserta yang hadir merupakan guru-guru pilihan yang mewakili berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Arahan Ketua PGRI Jateng: Kuasai Alur STAR
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa maksud dan tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk melatih sekaligus membimbing guru agar mampu menyusun laporan best practice secara sistematis. Beliau menekankan pentingnya penggunaan alur STAR dalam penulisan praktik baik tersebut.
"Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan bahwa setiap guru mampu menuliskan pengalaman terbaik mereka menggunakan metode STAR secara runut, mulai dari memetakan Situasi di kelas, merumuskan Tantangan yang dihadapi, mengambil Aksi nyata yang solutif, hingga merefleksikan Refleksi dampak dan hasil yang dicapai." ungkap Dr. H. Muhdi.
Beliau juga menambahkan bahwa ruang kelas adalah laboratorium pendidikan yang kaya akan inovasi. Melalui wadah FPGL ini, formula sukses mengajar yang selama ini hanya dirasakan di dalam kelas, kini bisa dikonversi menjadi tulisan ilmiah populer atau best practice yang terstruktur dan dapat menginspirasi guru-guru di seluruh Indonesia.
PGRI Kabupaten Pekalongan Ambil Bagian
Merespons instruksi dari Pengurus Provinsi, PGRI Kabupaten Pekalongan bergerak cepat dengan mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti pelatihan ini. Keikutsertaan ini menjadi bukti komitmen kuat PGRI Kabupaten Pekalongan dalam mendukung gerakan literasi guru dan peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Perwakilan yang dikirimkan diharapkan mampu menyerap ilmu penulisan best practice (praktik baik) berbasis pengalaman mengajar di kelas, untuk kemudian ditularkan (diseminasi) kepada rekan-rekan guru lainnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Mengubah Praktik Kelas Menjadi Karya Nyata
"Ruang kelas adalah laboratorium pendidikan yang kaya akan inovasi. Melalui wadah FPGL ini, formula sukses mengajar yang selama ini hanya dirasakan di dalam kelas, kini bisa dikonversi menjadi tulisan ilmiah populer atau best practice yang dapat menginspirasi guru-guru di seluruh Indonesia."
Dengan adanya pelatihan intensif ini, output yang diharapkan dapat tercapai antara lain:
Guru Mampu Menulis: Mengasah keterampilan guru dalam menyusun laporan best practice yang sistematis, metodologis, dan menarik.
Literasi Sekolah Meningkat: Mengaktifkan kembali roda penggerak Forum Pena Guru Literasi di tingkat daerah.
Pendidikan Berdaya: Menyebarluaskan inovasi pembelajaran demi efektivitas pendidikan yang merata.
Selamat berjuang dan menimba ilmu kepada para utusan dari PGRI Kabupaten Pekalongan! Semoga tugas mulia ini berjalan lancar dan mampu membawa pulang "virus-virus" literasi yang positif demi kemajuan pendidikan di Bumi Kota Santri. (roby)
PGRI KABUPATEN PEKALONGAN – HIDUP GURU! HIDUP PGRI! SOLIDARITAS! YESS!


