Kajen,pgrikabpekalongan.web.id–Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan dalam dua bulan terakhir menyebabkan sejumlah daerah terdampak banjir. Bencana tersebut menimbulkan berbagai kerusakan, mulai dari rumah warga, perabotan, peralatan elektronik, kendaraan, hingga fasilitas lainnya.
Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Kholid, S.IP., M.M., mengungkapkan bahwa akibat bencana banjir tersebut sebanyak 347 guru dan anggota PGRI di wilayah Kabupaten Pekalongan terdampak.
“Akibat curah hujan yang tinggi serta luapan air sungai yang cukup deras, banyak wilayah yang terendam banjir. Namun, wilayah yang mengalami dampak paling parah berada di tiga kecamatan, yaitu Tirto, Wonokerto, dan Siwalan. Dari kejadian tersebut, tercatat 347 anggota PGRI menjadi korban terdampak banjir,” ujar Bapak Kholid.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menyambut kehadiran Ketua PGRI Jawa Tengah yang juga Wakil Ketua Komite I DPD RI, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., di Gedung PGRI Kabupaten Pekalongan, pada Minggu, 8 Maret 2026.
Kehadiran Ketua PGRI Jawa Tengah
tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap para guru serta
anggota PGRI yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum juga menegaskan bahwa keberadaannya di Senayan sebagai anggota DPD RI diharapkan dapat memperjuangkan berbagai aspirasi guru, di antaranya pengangkatan tenaga honorer yang masih tersisa menjadi PPPK paruh waktu, kemudahan izin belajar dan penggunaan gelar, serta memastikan agar hak-hak guru tidak berkurang dalam pembahasan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Selain itu, disampaikan pula bahwa Taman Kanak-Kanak (TK) ke depan akan menjadi bagian dari pendidikan formal.
Usai
menyampaikan penjelasan tersebut, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis
kepada para korban bencana banjir di Kabupaten Pekalongan. Bantuan yang
disalurkan berupa uang sebesar Rp75
juta dari PGRI Jawa Tengah serta Rp15
juta dari Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai Rp90 juta.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para anggota PGRI yang terdampak bencana banjir,” ujarnya.
Ketua PGRI Kabupaten Pekalongan, Kholid, S.IP., M.M., menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PGRI Jawa Tengah dan Dr. Muhdi selaku anggota DPD RI atas kepedulian serta bantuan yang diberikan kepada para korban bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.(roby)
